Pasar keuangan Indonesia tengah berada dalam fase penuh ketidakpastian. Nilai tukar Rupiah melemah secara signifikan hingga menyentuh level Rp17.100 - Rp17.180 per Dollar AS (USD). Penurunan tajam ini tidak hanya mencerminkan kondisi domestik, melainkan sinyal kuat bahwa psikologi investor global sedang beralih ke mode risk-off . Di tengah ketidakjelasan arah global, pelaku pasar cenderung menarik modal dari negara berkembang (capital outflow) dan mencari perlindungan pada aset yang dianggap lebih aman ( safe haven ). Memahami 'Triple Pressure' yang Menekan Indonesia Saat ini, Indonesia tidak hanya menghadapi satu tantangan, melainkan tiga tekanan sekaligus yang saling mengunci. Dampak geopolitik terhadap ekonomi Indonesia termanifestasi dalam bentuk Triple Pressure berikut: Lonjakan Harga Minyak Dunia: Harga minyak yang bertahan di atas $100 per barel memberikan tekanan ganda. Hal ini meningkatkan beban impor energi sekaligus memperlebar defisit subsidi energi dalam APBN....
Tanyasaham adalah Komunitas Pasar Modal. Misi kami adalah menyediakan dan memperluas akses terhadap edukasi Pasar Modal yang berkualitas melalui sosial media untuk semua lapisan masyarakat, kapan saja dan dimana saja. Kami meyakini bahwa edukasi Pasar Modal yang berkualitas adalah tiket untuk masa depan yang lebih baik.