Langsung ke konten utama

Investasi Yang Cocok Untuk Pemula

Saat ini semua alat sudah serba canggih, mau pesen atau transaksi jual beli suatu produk sudah mudah tinggal buka aplikasi pembayaran digital lakukan pembayaran maka produk yang kita inginkan berhasil kita dapatkan. Nah konsumsi dengan tipe seperti itu butuh waktu hingga menjadi lifestyle masyarakat yang serba digital, lalu gimana dengan perkembangan investasi saat ini? Saat ini perkembangan investasi sudah mudah, murah dan aman. Wahh ko bisa seperti itu? Emang buat kita ini yang belum melek dunia investasi kira-kira investasi apa sih yang cocok buat orang newbie? Setahun bisa dapat berapa %? Aman ga? Investasi ini bisa buat saya kaya ga? Nanti duitnya lari kemana ya? Pertanyaan seperti itu pasti sering jadi pertanyaan buat para newbie yang ingin belajar investasi. 
Nah buat para newbie yang ingin belajar investasi, 
yuk kita kupas secara mendalam investasi apa yang cocok buat era milineal saat ini: 

1. Deposito 
Siapa yang suka denger dan liat slogan Rajin Menabung, Pangkal Kaya?? Nabung saat ini bukan sudah ga cocok untuk dikatakan investasi karena pertumbuhan uang yang kita tabung kalah jauh sama laju inflasi sehingga yang cocok itu deposito. Deposito itu produk bank yang disimpan dengan periode waktu tertentu. Yuk kita bahas kelebihan dan kekurangan deposito ini: 
Kelebihan: 
a. Risiko investasi yang lebih kecil daripada investasi lain 
b. Dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) 
c. Jangka waktu investasi yang dapat dipilih sesuai profile investor 
d. Bunga investasi yang lebih besar daripada tabungan dan dapat lebih tinggi jika suku bunga naik 
Kekurangan: 
a. Imbal hasil investasi masih kecil dibandingkan instrument investasi di pasar modal 
b. Terdapat penalti jika menarik dana sebelum jatuh tempo investasi berakhir 
c. Pajak dari hasil yang lumayan besar sekitar 20% 
d. Deposit dana rata-rata bank di atas Rp 5.000.000, dana yang cukup besar untuk generasi milenial 

2. Obligasi 
Obligasi secara garis besar yaitu surat utang yang akan dibayar saat jatuh tempo. Penerbit obligasi bisa dari negara dan swasta. Apa keuntungan dan kekurangan investasi obligasi? 
Keuntungan: 
a. Imbal hasil lebih besar dari deposito dan diatas laju inflasi 
b. Selain kupon, potensi capital gain juga saat jual obligasi sebelum jatuh tempo 
c. Dapat dijadikan jaminan jika ingin mendapatkan dana usaha dari bank 
d. Secara umum deposit awal cukup murah rata-rata obligasi negara minimal Rp 1.000.000 
Kekurangan: 
a. Risiko gagal bayar yang artinya dana yang dipinjam berpotensi tidak kembali 
b. Risiko suku bunga naik karena harga obligasi berbanding terbalik dengan suku bunga BI 7 Repo rate. Jika suku bunga naik maka harga obligasi turun 
c. Mayoritas durasi investasi lebih lama dibandingkan deposito karena rata-rata durasi investasi di atas 2 tahun 

3. Reksadana 
Produk ini berbeda dengan yang lain karena produk ini kegiatan investasi kita dibantu oleh jasa keuangan yang dikenal dengan manager investasi. Secara garis umum, reksdana itu adalah wadah penghimpun dana dimana dana tersebut akan dikelola oleh manager investasi. Mari kita simak kelebihan dan kelemahan reksadana 
Kelebihan 
a. Deposit dana bisa dari Rp 50.000 
b. Produk reksadana yang bervariasi seperti reksadana saham, reksadana campuran, reksadana pendapatan tetap, reksadana pasar uang 
c. Dikelola oleh professional yaitu manager investasi 
d. Likuiditas tinggi artinya pencairan bisa kapan pun 
Kelemahan 
a. Hasil investasi yang tidak pasti seperti deposito dan obligasi 
b. Risiko bangkrut atau dibubarkan 
c. Tidak ada jaminan pemerintah 

4. Emas 
Produk ini pasti sudah pada paham ya. Emas adalah instrument investasi yang cukup stabil pertumbuhannya. Banyak yang bilang bahwa emas ini adalah produk safe heaven yaitu risikonya rendah ketika ekonomi sedang mengalami ketidakpastian. Kita kenalan apa itu manfaat dan risiko investasi emas 
Manfaat 
a. Likuiditasnya tinggi artinya mudah untuk dijualbelikan 
b. Harga yang stabil 
Risiko 
a. Deposit untuk beli emas Antam minimal Rp 800.000-Rp900.000 per gram 
b. Keamanan yaitu potensi hilang akibat dicuri atau dirampok 
c. Hasil investasi yang tidak pasti seperti reksadana 

5. Saham 
Saham adalah instrumen yang investasi yang dulu hanya kalangan tertentu yang dapat memiliki namun saat ini siapa pun asal sudah punya KTP bisa beli saham. Saham adalah bentuk kepemilikan sebuah perusahaan yang mana perusahaan tersebut sudah go public dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Kenalan yuk keuntungan dan kekurangan investasi saham 
Keuntungan 
a. Sebagai pemilik perusahaan 
b. Imbal hasil secara rata-rata 10 tahun IHSG periode 2008-2018 mampu mengalahkan keuntungan sebesar 10% per tahun 
c. Secara umum keuntungan dari capital gain dan dividen 
d. Deposit awal sekarang murah yaitu Rp 100.000 
Kekurangan 
a. Imbal hasil yang tidak pasti karena sering dikenal dengan High Risk High Return dimana risiko yang tinggi maka akan diikuti keuntungan yang tinggi 
b. Perusahaan bangkrut 
c. Fluktiatif harga saham dimana harga saham terus bergerak selama jam perdagangan bursa 
d. Paling cepat kena dampak dari ketidakstabilan ekonomi 

Nahh sudah mulai ada gambaran kan keuntungan dan kerugian yang akan kita dapatkan jika kita investasi yang kita ikuti. Yuk mulai investasi sedini mungkin untuk menciptakan kebebasan finansial di masa depan. 💪

Komentar

  1. Investasi sekarang,jangan ditunda-tunda, dan berusaha untuk tidak konsumtif yang gak jelas

    BalasHapus
  2. Vint Ceramic Art | TITNIA & TECHNOLOGY
    Explore an all new “Vint Ceramic jancasino.com Art” project casinosites.one on TITNIA titanium flat iron & TECHNOLOGY. Our wooricasinos.info team febcasino.com of sculptors and artists have created new and

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

NFP Hanya 12.000! Bagaimana Reaksi The Fed di FOMC November 2024 ?

Sumber: Bloomberg Data Non-Farm Payrolls (NFP) terbaru menunjukkan hasil mengejutkan: hanya 12.000, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 100.000. Angka ini membuat banyak pihak berspekulasi mengenai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) dalam pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee) pada 6-7 November 2024. Yuk, kita kupas bagaimana data ini bisa memengaruhi keputusan suku bunga The Fed dan apa dampaknya bagi pasar! Apa Itu NFP dan Mengapa Penting untuk The Fed? Non-Farm Payrolls atau NFP adalah laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang mencakup jumlah pekerja baru, kecuali sektor pertanian. Data ini sering menjadi acuan untuk melihat kesehatan ekonomi AS. Jika NFP tinggi, ekonomi dianggap sedang tumbuh dan lapangan kerja melimpah. Sebaliknya, NFP yang rendah bisa jadi tanda pelemahan ekonomi. Dengan hasil yang jauh di bawah ekspektasi, angka NFP kali ini mengindikasikan kemungkinan penurunan aktivitas ekonomi. Dalam konteks ini, The Fed perlu mempertimbangkan apakah merek...

Setiap Lonjakan Minyak Selalu Berujung Resesi, Apakah 2026 Akan Mengulang Sejarah?

Ada satu pola yang hampir tidak pernah gagal dalam 165 tahun terakhir: ketika harga minyak melonjak tajam, ekonomi global biasanya menuju krisis. Ini bukan opini, tapi fakta historis. Dari data panjang sejak abad ke-19, setiap spike besar selalu punya “nama”: 1864: Perang Saudara AS 1973: Embargo minyak Arab 1979: Revolusi Iran 1990: Perang Teluk 2008: Krisis finansial global Lonjakan harga minyak global sepanjang sejarah yang dipicu oleh krisis geopolitik,  Sumber:   Goldman Sachs Global Investment Research , Bloomberg, Federal Reserve , BP Statistical Review, Haver Analytics Dan sekarang, 2026 kita kembali melihat pola yang sama. Menurut laporan Goldman Sachs , lonjakan harga minyak saat ini memang signifikan, tetapi masih lebih kecil dibandingkan krisis 1980 dan 2003. Sekilas terlihat “belum berbahaya”. Namun justru di sinilah letak risikonya: pasar bisa jadi sedang meremehkan situasi. Kenapa minyak sangat krusial? Karena minyak adalah “jantung” ekonomi global. Ketika harg...

Market Anomali 2026: Rupiah Melemah, IHSG Menguat

Pasar keuangan Indonesia memasuki fase yang semakin kompleks di awal 2026. Tekanan eksternal berupa penguatan dolar AS dan meningkatnya sentimen risk-off global mendorong pelemahan Rupiah ke level yang semakin rentan. Namun, di tengah tekanan nilai tukar tersebut, pasar saham domestik justru menunjukkan resiliensi, tercermin dari penguatan IHSG yang didorong oleh valuasi saham yang semakin atraktif bagi investor asing, khususnya di sektor perbankan besar . Outlook Nilai Tukar Rupiah Rupiah masih berada dalam tren pelemahan dengan potensi bergerak menuju kisaran Rp17.077-Rp17.161 per USD. Tekanan utama berasal dari: Penguatan dolar AS sebagai global safe haven di tengah ketegangan geopolitik global . Fenomena risk-off, di mana investor global mengalihkan dana ke aset berisiko rendah. Secara regional, Rupiah tercatat sebagai salah satu mata uang dengan performa terlemah di Asia Tenggara , menandakan tekanan eksternal yang relatif lebih besar dibanding negara peers. Pelemahan Rupiah...