Langsung ke konten utama

Postingan

Pentingkah Right Issue Untuk Investor?

Pernah dengar kata IPO atau go public perusahaan? Jika iya, sekarang pertanyaan berikutnya yaitu  kenal dengan kalimat penerbitan saham baru oleh emiten atau yang sering dikenal dengan right issue?  Jika belum, disini kita akan memahami pentingkah right issue dilakukan oleh emiten? Apakah menguntungkan buat investor?  Right issue dapat dikatakan sebagai IPO emiten yang ke dua kali. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Right issue merupakan suatu kegiatan penerbitan saham baru lagi yang diprioritaskan kepada pemegang saham lama sebelum ditawarkan kepada investor baru atau yang disebut standby buyer . Investor lama akan mendapatkan right yang diberikan oleh emiten dengan tujuan agar investor dapat menginvestasikan lagi dananya dengan harga special. Mekanisme right issue yaitu perusahaan meminta ijin terlebih dahulu kepada investor melalui RUPS dan melaporkan aksi ini ke regulator pasar modal. Emiten akan menetapkan nominal besaran yang akan didapat dari right issue dan tuj...

Reverse Stock Itu Apa?

Masih suka transaksi menggunakan uang tunai? Lebih suka mana, uang Rp 100.000 sebanyak selembar atau Rp 20.000 sebanyak 5 lembar? Jika kita lihat dari efisien isi dompet, maka Rp 100.000 sebanyak selembar lebih mudah ditransaksikan, dibandingkan harus melakukan transaksi dengan banyaknya lembar uang yang dikeluarkan. Hal tersebut ada hubungannya dengan aksi kegiatan perusahaan yang disebut dengan reverse stock. Reverse stock merupakan suatu aksi kegiatan perusahaan yang bertujuan mengurangi jumlah saham beredar dan menaikkan nilai harga saham tersebut. Reverse stock berbeda dengan stock split , perbedaannya dapat yaitu harga dan komposisi jumlah saham beredar. https://www.tanyasaham.com/2020/06/emiten-melakukan-stock-split-fungsinya.html Reverse stock sama seperti pecahan nilai mata uang di atas, kita menukarkan pecahan uang Rp 20.000 sebanyak 5 lembar menjadi Rp 100.000 sebanyak selembar. Nilai dari uang yang kita miliki tetap namun perbedaannya yaitu jumlah uang berkurang ...

Emiten Melakukan Stock Split, Fungsinya Untuk Apa?

Di suatu supermarket, ada informasi Wafer Chocolate merk ABCD menampilkan promo beli produk A dengan berat 100 gram senilai Rp 10.000/kotak dan beli produk B mendapatkan 5 kotak senilai Rp 10.000 dengan berat 20 gram per kotak. Bukankah lebih menarik jika kita membeli produk B karena akan mendapatkan 2 kotak dibandingkan kotak A? Bukankah produk B akan mudah laku terjual dibandingkan produk A karena nilai jual lebih murah? Produk mana yang akan meningkatkan penjualan Wafer Chocolate merk ABCD, apakah produk A atau produk B?  Strategi produk B yang dipasarkan oleh perusahaan akan memberikan daya tarik untuk konsumen dalam membeli produk tersebut. Masyarakat yang ekonominya menengah ke bawah akan lebih mudah mendapatkan uang tunai senilai Rp 2.000 dibandingkan Rp 10.000, sehingga potensi tersebut akan membuat produk B lebih banyak laku dibandingkan produk A. Hal tersebut sama menariknya dengan saham untuk diperjualbelikan oleh investor. Secara umum investor akan lebih tertarik...

Buyback Saham Itu Apa?

Moment yang paling ditakuti oleh semua investor ketika harga saham turun terus menerus tanpa ada kepastian harga saham kembali pulih. Apalagi jika kondisi ekonomi yang tidak pasti, yang akan membuat harga saham bukannya naik melainkan cenderung melambat bahkan turun. Penurunan harga saham bukan hanya akan membuat nilai aset investor turun tetapi nilai perusahaan juga akan turun. Salah satu tujuan perusahaan untuk IPO yaitu untuk meningkatkan nilai perusahaan.  https://www.tanyasaham.com/2020/05/ipo-itu-apa.html Agar nilai perusahaan tetap sesuai kondisi kinerja perusahaan maka perusahaan akan menyelamatkan harga saham yang turun dengan cara membeli kembali saham yang telah dijual ke masyarakat yang sering disebut dengan buyback saham. Buyback saham adalah salah satu aksi korporasi yang dilakukan oleh emiten untuk membeli kembali saham yang sudah dilepas ke publik. Emiten yang mencatatkan nama di papan tercatat Bursa Efek Indonesia tidak bisa langsung melakukan sebuah aksi ko...

IPO Itu Apa?

Pernah dengar kata IPO?   Bagi para investor saham pemula pasti pernah mendengar kata IPO baik dari rekan investor lain atau lewat media. Mari kita pahami apa itu IPO.  Initial Public Offering (IPO) adalah suatu kegiatan perusahaan yang pertama kalinya melepaskan kepemilikan saham kepada masyarakat. Perusahaan yang sudah melakukan kegiatan ini sering disebut oleh investor dengan sebutan “ Go Public ” dan perusahaan yang sudah go public akan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sehingga akan disebut dengan Emiten. Perbedaan perusahaan yang sudah go public dan terdaftar di BEI maka dibelakang namanya bertambah tbk atau terbuka. Perusahaan yang sudah melakukan IPO memiliki kewajiban untuk melakukan pelaporan kondisi keuangan yang diaudit dan transparan serta seluruh kegiatan perusahaan harus juga disampaikan ke publik dan dapat dilihat di website BEI.  Perusahaan yang melakukan IPO pasti memiliki tujuan, seperti:  1. Mendapatkan Tambahan Modal  ...

Apa pengertian Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)?

Sebagai investor di pasar modal sangat penting mengetahui manfaat keuntungan dan peluang risiko yang didapat akan tetapi investor harus juga mengetahui kondisi management di perusahaan melalui sebuah pertemuan yang sering dikenal sebagai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah Organ atau bagian Perseroan yang memiliki kewenangan yang tidak diberikan kepada Direksi maupun Dewan Komisaris dalam batas yang telah ditentukan oleh Undang-Undang dan/atau anggaran dasar. Secara mudahnya, RUPS adalah forum dimana investor memiliki kewenangan untuk mendapatkan keterangan dari dewan direksi atau komisaris sebagai landasan dalam menentukan kebijakan dan langkah strategis perusahaan.  Maksud kewenangan yang tidak dimiliki oleh dewan komisaris dan direksi adalah kewenangan untuk:   Mengubah Anggaran Dasar (AD) perusahaan  Membubarkan perusahaan.  Menyetujui pengajuan permoh...

Bagaimana Cara Dapatkan Dividen Saham?

Pasti banyak yang bertanya-tanya gimana sih cara dapatkan dividen saham? Apakah harus punya banyak saham? Apakah harus mengerti banget sahamnya? Apakah harus menunggu 1 tahun untuk dapat dividen?  Faktanya untuk mendapatkan saham kita harus punya minimal 1 lot saham tersebut dan tanpa harus menunggu minimal 1 tahun untuk mendapatkan dividennya. Bagaimana itu bisa terjadi?  Cukup mudah, kita harus mengetahui tanggal-tanggal penting dalam pengumuman dividen Source: Data diolah (2020)  1. Cum Date  Tanggal ini adalah batas terakhir kepada pemegang saham untuk mendapatkan dividen dari perusahaan. Seorang investor dapat membeli saham maksimum di tanggal tersebut lalu hold/tahan sampai melewati tanggal cum date.  2. Ex Date   Bagi investor yang membeli saat tanggal ini maka tidak berhak mendapatkan dividen karena sudah melewati batas terakhir yang ditetapkan oleh perusahaan siapa saja pemegang saham yang mendapatkan dividen.  3. Re...